Kisah Awal Mula TajhMahal

Kisah Awal Mula TajhMahal

Minggu, 22 Februari 2015

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 297

Jalal menyuruh Ruqaiya mempekerjakan semua wanita pengungsi, ia lalu pergi dr ruang sidang. Ruqaiya bejalan di temani Hoshiyar, hoshiyar bertanya mengapa ruqaiya tidak mengerti mengapa Jalal mempercayai mereka begitu saja, mungkin saja mereka adalah musuh.
Malam harinya, jalal dan Jodha duduk di singgasana menikmati pertunjukan Tansen, Ruqaiya bergabung di sebelah mereka. hamida dan Salima memuji kehebatan Tansen. Di belakang Tansen, duduk wanita bertudung hijau yg ada di pemandian.
Jalal dan Jodha jg bercakap-cakap berdua, mereka memuji Tansen, membuat ruqaiya merasa terabaikan. Jalal mengannguk pd wanita bertudung hijau, dalam hatinya wanita tsb bertanya-tanya, mungkinkah raja tahu jika dia adalah wanita yg ada di bak mandi?
Mungkin supaya adil, kali ini jalal memuji Tansen ke ruqaiya. jalal begitu terpukau begitu si wanita mulai menyanyi mengiringi Tansen, matanya menatap si wanita lekat-lekat.
Setelah selesai, Jalal memuji Tansen, ia mengatakan jika Tansen dan muridnya bisa tampil menghiburnya setiap saat. Tansen sedikit bingung, ia menoleh sedikit pd wanita bertudung hijau, tansen berkata pada Jalal :” Atifa baru saja bergabung dengan ku” Jadi nama si wanita bak mandi adalah atifa.
jalal menyuruh atifa memperkenalkan diri dan membuka tudungnya, atifa menaikkan selendangnya sehingga wajahnya terlihat. Jodha mengenali atifa sebgai wanita dalam lukisan Jalal, serta wanita di pemandian.
Tansen dan Atifa kembali menyanyi, Jalal begitu terpukau, entah pada musiknya atau pada atifa nya. Jodha melihat nya, dan mulai merasa tak enak hati. setelah mereka selesai menyanyi, Jalal berdiri memuji mereka :” terimakasih, aku belum pernah mendengar suara semerdu ini”
(jalal sudah sering mendengar suara merdu tansen, jd yg dia maksud sekarang tentunya atifa )
Jalal menghapiri tansen dan atifa, memuji mereka sekali lagi, jalal secara khusus memuji atifa dan menghadiahkan kalungnya. atifa berterimakasih, jalal menggenggam tangan atifa. ruqaiya dan jodha tertegun melihatnya. saat atifa hendak pergi, jalal mencegahnya, ia malah menaikkan selendang yg menutupi wajah atifa. Jalal menyarankan atifa tinggal di harem, Ruqaiya terkejut mendengarnya, ia melihat jodha sekilas lalu tersenyum senang
(hadehhh ruqaiya aneh, malah senang liat jalal godain wanita lain, mungkin baginya musuhnya musuhku adalah temanku,)
Semua orang sudah meninggalkan aula, tinggal hanya jalal dan atifa berdua, lagi-lagi jalal mencegah atifa pergi, ia memuji betapa merdunya suara atifa..
Jalal melihat telapak tangan atifa ada luka gores. Jalal memegang tangan atifa bertanya mengapa bisa terluka?
Ruqaiya mengendap-ngendap mengintip jalal dan atifa.
ia tersenyum senang melihat mereka :” sekarang aku tahu, ada burung yg menyanyi dengan merdu di sini, kasihan ratu jodha”
atifa masuk kamar dangan wajah bahagia, ia duduk di meja rias mulai membuka perhiasannya. suaminya datang berdiri di belakangnya, ia berkata atifa terrlihat sangat senang. atifa menjawab itu karena raja begitu baik padanya. suaminya menyuruh atifa tahu diri, tidak mungkin atifa pantas tinggal di harem. atifa berkelit, jika itu adalah perintah raja. suami nya menampar atifa, ia kembali menyuruh atifa tahu diri, dan melarangnya membuka kerudung yg menutupi wajahnya. sebelum pergi, ia mengancam atifa agar tidak membuat dirinya marah
Di penjara, Sharifudin menyayat Khaibar dengan pedang. Khaibar berteriak, Sharifudin menyuruh nya diam, :” hari ini aku tidak akan menyiksamu. aku hanya ingin mengatakan jika aku cemburu karena Ratu Jodha sangat peduli padamu.  aku sangat mencintainya. aku menyerang Amer untuk mendapatkannya, tapi malah
Jalal yg mendapatkannya. Jalal menikahinya dan akhirnya mereka saling jatuh cinta. aku tidak akan membiarkan mu merebut hati Ratu Jodha jg.” Khaibar berteriakkarena sharifudin menarik rambutnya dengan keras. setelah rambutnya di lepaskan, Khaibar mengalihkan pandangan pada tangannya yg terikat selendang Jodha. Sharifdin
tertawa melihatnya :” kita sama-sama mencintai ratu jodha. tapi kenyataannya, Ratu Jodha mencintai Jalal, kita berdua tidak bs melakukan apa-apa, jika kau mencintai sesoarang yg sudah menikah, untuk mendapatkannya, kau harus menghancurkan pernikahannya. aku ingatkan kau, akulah yg akan mendapatkan ratu jodha” Sahrifudin tertawa terbahak-bahak.
Jalal merenung di depan jendela  kamarnya, dalam hatinya :” aku merasakan ada sesuatu dalam diri Atifa” jalal mendekati lukisan Atifa, ia membuka kain penutupnya. Jalal menatap
lukisan Atifa :”  aku begitu tertarik padanya. dia tersenyum pdaku”

di penjara, khaibar terus berteriak. penjaga menyuruhnya diam, khaibar bs tetap hidup hanya karena kebaikan raja. jika khaibar terus berteriak, ia akan menusuk khaibar dengan pedang. khaibar melihat  seseorang mengendap-ngendap di belakang pengjaga. si penyusup menggorok leher penjaga dengan belati lalu menyeretnya. penyusup itu menukar pakaiaan mereka.

di ruang sidang, jalal sedang merencanakan persekutuan antara rajput dan mughal. ia mengatur pernikahan antara putra Atgah dengan seorang rajkumari.
Di penjara, penyusup itu ternyata adalah pelatih khaibar, ia akan membebaskan Khaibar, tapi khaibar harrus membunuh Jodha dan jalal, itu adalah perrintah dr Mahachucak.  khaibar harus menghancurkan kerajaan mughal. si pelatih mendekatkan kepalanya, ia menekankan ucapannya,  jika khaibar harus membunuh Jodha. Khaibar marah, ia mengibaskan kepalanya hingga si pelatih terpental.  si pelatih marah karena khaibar menolak, ia mencambuk khaibar.
Rahim menemui Jodha, Jodha senang, :” Khanikhana, kemarilah. ada apa kau kemari? “
Rahim :” aku ingin menunjukkan mainanku padamu”
Jodha tersenyum :” apa kau mau berbagi mainanmu denganku?”
Rahim :” tentu saja, kau adalah ibu ku (Choti Aamijan- ibu kecil)”
pelayan masuk membawa mainan rahim, Rahim berseru senang karena mendapat banyak mendapat mainan baru, pelayan menyerahkan boneka 1 per 1 pd rahim. salah 1 boneka begitu berat, hingga pelayan menjatuhkannya. Jodha mengambil boneka yg rusak karena terjatuh, ia menegur pelayan krna sudah menjatuhhkannya.
pelayan minta maaf, ia memberi tanda agar jodha melihat isi bonekanya. Jodha menarik sebuah kain dari dlm boneka, ia bertanya :” apa ini?”
pelayan menjawab tidak tahu, lalu pergi

In Aankhon Mein Tum Lyric

Inn aankhon mein tum jab se base ho (Sejak aku melihat dirimu)
Saara jag roop tera (Aku terus melihat wajahmu dimanapun)
Inn aankhon mein tum jab se base ho (Sejak aku melihat dirimu)
Saara jag roop tera (Aku terus melihat wajahmu di manapun)
Preet ye rang ab to tere sang (Kau telah mewarnai hatiku dengan cinta)
Aur bhi ho gaya gehara (Cintaku bertambah setiap hari)
Inn aankhon mein tum jab se base ho (Sejak aku melihat dirimu)
Saara jag roop tera (Aku terus melihat wajahmu di manapun)
Inn aankhon mein tum Jab se ho gaye ghoom (Sejak aku melihatmu)
Saara jahaan tera chehara (Aku terus melihat wajahmu di manapun)
Preet ye rang ab to tere sang (Kau telah mewarnai hatiku dengan cinta)
Aur bhi ho gaya gehara (Cintaku bertambah setiap harinya)
Inn aankhon mein tum Jab se ho gaye ghoom (Sejak aku melihatmu)
Saara jahaan tera chehara (Aq terus melihat wajahmu di manapun)
Preet ye rang ab to tere sang (Kau telah mewarnai hatiku dengan cinta)
Aur bhi ho gaya gehara (Cintaku bertambah setiap harinya)

Reff :
Ishq hain woh ehsaas (Cinta merupakan perasaan yang luar biasa)
Ishq hain woh jazbaat (Cinta adalah perasaan yang kuat)
Badal de ye duniya (Cinta bisa merubah dunia)
Badal de ye halaat (Cinta bisa merubah keadaan)
Ishq hain woh ehsaas (Cinta bisa menguasai segalanya)
Ishq hain woh jazbaat (Cinta adalah emosi yang kuat)
Badal de ye duniya (Cinta bisa membuat bumi berputar)
Badal de ye halaat (Cinta bisa merubah keadaan)
Inn aankhon mein tum Jab se ho gaye ghoom (Sejak aku melihatmu)
Saara jahaan tera chehara (Aku terus melihat wajahmu dimanapun)
Preet ye rang ab to tere sang (Kau telah mewarnai hatiku dengan cinta)
Aur bhi ho gaya gehara (Cintaku bertambah setiap hari)
Matware tore nain baawarein (Matamu membuatku kagum)
Tune chhiina chain saanwarein (Kau membuatku gelisah, sayangku)
Aan millo bhari rain piyaare (Tolong datanglah kepadaku)

Sabtu, 21 Februari 2015

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 296

Jalal memarahi jodha :” ratu jodha, perbuatan mu ini tidak bisa di maafkkan. kenapa kau menemui makhluk buas itu?”
Jodha membela diri :” Yang Mulia, kau tahu dia itu tidak buas. aku mendengar dia menjerit, karena itulah aku pergi kesana. sekarang ini bulan Ramadhan, kau tidak boleh menyiksa orang seperti itu.”
Jalal :” aku tidak tahu tentang penyiksaan itu, tapi aku tidak akan membiarkan kau melakukan itu. “
Jodha :” mengapa kau membiarkan dia di siksa seperti itu? dia tidak pantas di perlakukan seperti itu.”
Jalal :” kali ini aku tidak akan memaafkanmu, perbuatan mu membahayakan”
Jodha :” aku tidak berbuat apa-apa, aku hanya ingin menolongnya.”
Jalal :” tapi setidaknya kau beritahu aku dulu” pada ruqaiya, jalal berkata :” ratu ruqaiya, kau tangani dia.”
Jalal hendak pergi, namun Jodha mengaduh dan memegang perutnya, jalal panik :” ada apa?”
Ruqaiya :” dia sedang puasa”
Jalal semakin marah, :” aku tidak mengerti mengapa kau puasa. apa kau tidak peduli pada bayi dalam kandungan mu? “
Jalal menyuruh Hamida dan Ruqaiya menjaga serta merawat Jodha, ia perrgi dengan wajah kesal.

Hamida jg memarahi Jodha :” kau tahu, jalal tidak suka dengan perbuatanmu itu.” Hamida menyuruh pelayan mengantar jodha ke kamarnya.

malam harinya, jodha berbaring di kamarnya, ia melamun. Moti yg sedang mengupas buah-buahan menghiburnya :” Jodha, kau tahu raja marah padamu karena dia sangat peduli padamu” Moti mendekat, ia memaksa jodha makan.
moti berkata :” jodha, kau tahu raja dan ibu mertua mu sangat menyayangimu, mereka tidak ingin terjadi sesuatu padamu”
Jodha nangis terisak :” moti, aku telah menyakiti mereka semua, tapi aku melakukan apa yg aku anggap benar,”
Moti :” aku mengerti maksudmu, jodha. Raja peduli pada keselamatanmu, mereka tidak ingin hal yg buruk terjadi bayi mu.”
Jodha ngambek, :” aku tidak mau menemuinya, padahal aku sedang mengandung anaknya”
moti menasehati :” suamimu itu sangat mencintaimu, jodha. lagipula sudah menjadi tugas istri untuk menjaga anaknya. Raja tidak hanya menyayangimu, ia jg sayang pada anak yg ada dalam kandunganmu.”
Jodha masih kesal :” aku ini sedang hamil, moti. aku tidak mengerti mengapa dia memarahiku seperti itu”
Moti :” aku yakin dia melakukan itu karena sangat mencintaimu,”
Moti mengambil nampan yg berisi pakaian ganti Jodha karena Jodha akan mandi.

Ruqaiya menemui hamida dengan beberapa pelayan membawa nampan makanan
Ruqaiya :” salam, ibu. sekarang waktunya iftaar.”
Hamida diam tidak bergeming, ia tampak kesal sekaligus sedih. ruqaiya duduk di sebelahnya :” ibu, tidak baik jika kita melakukan iftaar dalam keadaan sedih atau benci pada seseorang. aku tahu ratu Jodha itu kesayangan mu. tapi dia telah melanggar peraturan, dia itu keras kepala. dan apa yg dia lakukan tidak pantas di lakukan oleh seorang ratu. aku tahu kenapa dia keras kepala, ibu.” Ruqaiya berdiri mengambil makanan untuk Hamida.
Hamida sibuk berfikir, dlm hatinya, ia berkata :” aku tidak mengerti mengapa Jodha melakukan itu. apa mungkin karena Jalal terlalu memanjakan dia?”

Jalal yg berjalan di koridor istana merasa menyesal karena telah memarahi Jodha, dalam hatinya ia berkata :” seharusnya aku tidak memarahi dia seperti itu. pasti sekarng perasaannya sangat kacau. aku harus mencari ratu Jodha dan berbicara padanya.

Jalal tiba di depan kamar Jodha, namun pelayan memberritahu nya jika Jodha sedang mandi. Jalal melangkah menuju ke pemandian.

di pemandian, siluet seorang wanita tampak sedang berendam di bak dan bermain air. Jalal tersenyum melihatnya

Jodha dan moti sudah kembali ke kamar, Jodha sudah selesai mandi. moti berkata :” aku yakin kau akan merasa lebih tenang jika raja datang”
Jodha menolak :” tidak moti, aku sedang tidak ingin bertemu Raja”

Jodha duduk di depan meja rias, moti membantu memakaikan perhiasan. Moti masih tetap berusaha meyakinkan Jodha agar menemui Jalal. Saat hendak mengibaskan rambut, manik -manik kalung jodha lepas berhamburan, Jodha menjadi panik :” moti, ini sebuah pertanda. pasti sesuatu yg buruk akan segera terjadi”
moti menenangkan :” jangan khawatir, jodha.. ini hanya sebuah kebetulan.”
Jodha :” aku yakin ini sebuah pertanda, aku takut sesuatu yg buruk akan segera terjadi.

Di pemandian, Jalal melepas pakaiaannya dan bergabung dengan wanita yg berada di dalam bak, ia tidak tahu jika wanita itu bukan Jodha. ia memeluk wanita itu dari belakang :” aku sangat mencintaimu, ratu jodha”

Di kamar Jodha, pelayan memberitahu jodha jika tadi Jalal kesini, dan pelayan lainnya mengatakan jika saat itu jodha sedang mandi, sehingga jalal menyusul jodha ke pemandian.
Jodha pergi menyusul Jalal.

Di pemandian, Jalal sangat kaget ketika wanita itu berbalik menghadapnya. wanita itu orang lain, bukan Jodha.
jalal :” siapa kau? kenapa kau ada di sini?”
pada saat itu, Jodha masuk, dengan wajah tersenyum, jodha bertanya :” ada apa yang mulia?” Jodha langsung pucat begitu melihat Jalal di dalam bak bersama wanita lain. jalal panik melihat Jodha.
dengan raut wajah sedih, jodha berkata :” sebaiknya aku datang lagi nanti, maaf telah mengganggumu.”

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 295

  
  

Jalal, Maansingh, MunimKhan dan para prajurit mengepung Khaibar. mereka mengeroyok Khaibar, namun 1per 1 berhasil di kalahkan. Hingga yg tersisa hanya Jalal yg masih sanggup berdiri. Jalal menyerang Khaibar dengan tangan kosong, namun berhasil di lemparkan dengan mudahnya.Jodha begitu ketakutan melihat kondisi Jalal.  Khaibar meninggalkan Jalal yg sudah tidak berdaya, ia melangkah menuju Jodha. Jalal yg melihatnya, menggeram, meneriakkan teriakan perang. teriakan Jalal menghentikan Khaibar. Jalal lari menerjang khaibar, serangannya mengenai kepala khaibar, membuat khaibar melolong kesakitan. Jalal akhirnya mengetahui kelemahan Khaibar, ia menyerang kepala Khaibar dengan bertubi-tubi. Khaibar kembali berhasil menghempaskan Jalal, ia hendak menginjak dada jalal,
 jalal berkelit, ia menusuk kaki khaibar dengan belati, hingga khaibar jatuh tersungkur. Jalal mengambil sebilah pedang ditanah, ia hendak membunuh Khaibar. Namun Jodha menghentikannya :” Yang  Mulia! Jangan membunuhnya, dia telah menyelamatkan nyawaku!”

Jalal kesal, ia tetap menancapkan pedangnya, Khaibar menjerit ketakutan. Namun ternyata, Jalal menancapkan pedang nya di tanah, di sisi kepala Khaibar. Khaibar pun menggeram karena lega.

 

Khaibar memalingkan kepalanya ketika melihat Jalal memeluk Jodha. dengan di penuhi amarah,  Jalal mengumumkan :” aku tidak akan membunuhnya, karena dia sudah menyelamatkan nyawa ratu jodha. Penjarakan dia!dia adalah anak buah ratu mahachucak, jadi penjarakan dia!”
Khaibar terus memandang Jodha,ia terlihat sedih ketika Jalal membimbing jodha menjauh.
 himeaimeblogspot.com
Jalal memakaikan duppata (selendang) Jodha, dengan nada cemas ia bertanya :” apa kau baik-baik saja?”
Jodha :” aku baik-baik saja, shahenshah”
Jalal meletakkan tangannya di perut jodha, jodha menangkup tangan Jalal.
dengan mimik sedih, jalal berkata :” biarkan aku membawamu”
Jodha :” aku akan jalan saja”
Jalal mengangguk, :”baiklah,  ayo”
 himeaimeblogspot.com
Jalal dan Jodha memasuki gerbang istana, mereka di sambut taburan bunga. Jalal duduk di atas kuda,sedangkan Jodha duduk di tandu. sepanjang jalan, rakyat mengelu-elukan mereka:” hidup Yang Mulia raja Jalludin Muhammad Akbar, Hidup! hidup ratu jodha”
 

hamida, moti dan raja bharmal beserta para pangeran Amer menyambut mereka. Jalal turun dari kudanya,setelah diam sejenak, ia berjalan ke tandu Jodha. Jalal membantu Jodha turun dari tandu dan membimbing nya memasuki istana.

Khaibar yg di bawa dengan cara di pasung , matanya terus memperhatikan Jodha.
khaibar kemudian  teringat percakapan pelatihnya dan ratu mahachucak. 
himeaimeblogspot.com


Flashback :
pelatih Khaibar :” kita telah merubah dia menjadi binatang. dia takkan meninggalkan orang yg telah dia cium darahnya. tapi dia juga manusia, manusia butuh kasih sayang untuk dapat tetap hidup. kita akan lihat bagaimana reaksinya”
Mahachuchak :” apa maksudmu?”
pelatih khaibar :”kita harus mengamati, apakah dia akan bertindak seperti binatang ataukah berfikir seperti manusia? kita akan tahu setelah penyerangan ini.”

Khaibar terus menatap punggung jodha yg semakin menjauh, setelah Jodha tidak terlihat, Khaibar meronta-ronta minta di lepaskan, mulutnya terbuka, ia ingin mengatakan sesuatu, namun tidak ada suara yg keluar.
 

Jalal di temani Hamida, Salima dan para wanita lainnya, mengantar Jodha ke kamarnya. Jalal mendudukkan Jodha di ranjang, lalu bergegas pergi.
hamida dan salima mendekat, Hamida bertanya :’ apa kau tidak apa-apa?”
Jodha :” iya, ibu”
Salima masih terlihat khawatir :” syukurlah, aku sangat khawatir. aku tidak menyangka dia akan membawamu”
Jodha :’ Yang Mulia datang menyelamatkanku. dia datang tepat pada waktunya”

Hamida masih cemas, iamenyuruh tabib memeriksa Jodha. Salima berdiri, memberi tempatnya pada tabib.

Jalal menemui maansingh,:” maansingh, kita harus memperketat keamanan”
Maansingh :” Baik, yang Mulia”
Jalal mengangguk :” ikut aku”
Maansingh dan munim khan mengikuti jalal.

di kamar jodha, tabib membersihkan wajah jodha.

Tengah malam, setelah semua orang pergi, Jalal berbaring di ranjang dengan Jodha di pelukannya. Jalal berkata :” kau tidak usah khawatir lagi, aku sudah memperketat keamanan diharem.”
jodha hanya tersenyum lalu memejamkan matanya, tiba-tiba jodha membuka mata dan tersenyum lebar, ia lalu duduk.
“ Yang Mulia, aku merasa ada yg bergerak di perutku.”
Jalal menjadi cemas :” aku akan memanggil tabib:”
Jodha mencegahnya :” tidak perlu, yang Mulia aku baik-baik saja, kau mau memegangnya?”

dengan takut-takut Jalal menaruh tangannya di perut Jodha, karena tidak sabar, jodha menarik tangan jalal dan meletakkan nya di perutnya.
Jodha :” kau bs merasakannya?”
Jalal takjub :” iya.”
jalal bengong sesaat, “ syukurlah, kau dan anak kita baik-baik sja, ratu jodha.”
Jodha tersenyum haru :”karena ayahnya yg menyelamatkannya. itulah sebabnya seorang ayah di anggap sebagai Tuhan oleh anaknya.”
Jalal :” jangan mengatakan itu, aku hanya menjalankan tugasku sebgai seorang ayah. aku tidak bisa melihat anak dan istriku menderita karena diri ku.”
Jalal menggenggam tangan jodha :” syukurlah kau selamat, maafkan aku.”
Jodha menyentuh wajah  jalal agar menatapnya :” tidak perlu, aku yakin kau akan datang menyelamatkan aku”
Jalal menatap jodha :” kau adalah istri terbaik di dunia” 
jalal mengambil gelang jodha di nakas, jodha sangat senang karena gelangnya kembali. ia meletakkan kepalanya  di pundak jalal :” kau adalah suami yg sangat penyayang,”

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 294

Sinopsis Jodha Akbar Episode 294

Raja Jalal mengatakan untuk Ratu Jodha bahwa jenis kesalahan yang tidak diampuni, mengapa kau pergi untuk bertemu khaibar itu, Ratu Jodha mengatakan bahwa Anda tahu khaibar yang tidak begitu buruk,saya mendengarkan melihat teriakannya jadi aku pergi ke sana, di bulan Ramadhan, bagaimana tahan penyiksaan pada siapa pun, Raja Jalal mengatakan bahwa “saya tidak tahu apa-apa, dan itu saya tidak dapat mentolerir ini, Ratu Ruqayah menanganinya, tiba – tiba Ratu Jodha terasa sakit di perutnya, Raja Jalal bertanya apa yang terjadi, Ratu Ruqayah mengatakan bahwa dia itu puasa. sebabnya, Raja Jalal bilang aku tidak memahami mengapa ia berpuasa, mengapa tidak bisa Anda mengerti bahwa kehidupan anak-anak penting. Kemudian, dia pergi, hamida mengatakan bahwa "keadaan Raja Jalal sekarang tidak seperti biasanya, kau sekarang pergi ke kamar ratu jodha.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294

di malam hari, moti mengatakan untuk Ratu Jodha bahwa Raja Jalal memarahi Anda karena ia peduli dengan anda, moti memberikan makanan yang dia makan. Ratu Jodha menangis dan mengatakan bahwa saya sakit semua tapi aku hanya melakukan hal yang benar, bagaimana ia bisa memarahi saya seperti ini, moti berkata jangan khawatir Raja Jalal akan datang untuk membuat suasana hati anda dengan segera, datang dan segera mandi lalu bersiap-siap. Sinopsis Jodha Akbar Episode 294
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294
Ratu Jodha mengatakan untuk siapa saya harus bersiap-siap, moti mengatakan bahwa ketika istri sedang hamil, ruang yang dibuat antara suami dan istri, jangan menciptakan suasana tidak enak antara anda dan jalal, Ratu Jodha mengatakan apa-apa seperti itu akan terjadi, Raja Jalal sangat mencintai saya dan saya melahirkan anaknya, moti mengatakan saya tahu, tidak akan terjadi begitu bersiap-siap untuk menyambut jalal.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294

ruqayah datang ke ratu Hamidah dan memintanya untuk datang untuk waktu berbuka, ia mengatakan pada waktu waktu berbuka anda seharusnya tidak marah atau memarahi siapa pun, yang tidak baik, saya tahu Ratu Jodha dulu favorit anda tapi hari ini Ratu Jodha melanggar semua aturan dan dia bertindak keras kepala, hamida berpikir Ratu Jodha yang menjadi keras kepala dari hari ke hari mungkin karena Raja Jalal lunak padanya.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294
Raja Jalal akan melalui istana, ia berpikir bahwa saya tidak seharusnya telah memarahi Ratu Jodha seperti ini, dia merasa tidak enak dan aku harus pergi ke dia, dia meminta dan bertanya pelayan “mana jodha”, pelayan mengatakan bahwa dia berada dalam shahi kamar mandi, Raja Jalal pergi ada dan melihat beberapa wanita di bak mandi, ia berpikir bahwa Ratu Jodha dan tersenyum.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294
moti membuat Ratu Jodha siap dan mengatakan suasana hati Anda akan baik-baik saja ketika Raja Jalal akan datang ke sini, Ratu Jodha merasa gelisah dan mengatakan aku merasa seperti sesuatu yang buruk akan terjadi, sesuatu yang sangat mengejutkan, moti kata jangan khawatir.itu hanya pikiran Anda. Raja Jalal mengambil setelan, ia datang dalam bak mandi dan pelukan gadis itu dari belakang dan mengatakan aku mencintaimuratu jodha. pelayan datang ke Ratu Jodha dan mengatakan Anda berada di sini, saya pikir Anda mandi, Raja Jalal adalah menemukan Anda, saya harus mengirimnya ke Anda, Ratu Jodha mengatakan tidak aku akan pergi ke shahi kamar mandi.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294
Raja Jalal sedang memeluk gadis itu, gadis berbalik dan dia orang lain, Raja Jalal meninggalkannya dan meminta siapa kamu? Ratu Jodha datang ke sana dan mengatakan anda memanggil saya disini, dia melihat tubuh telanjang Raja Jalal di bak mandi dengan seorang gadis. dia terluka dan mengatakan saya akan datang setelah beberapa waktu maaf, Raja Jalal terkejut dan keluar ke bak, dia memakai kain nya.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294
ia berkata kepada Ratu Jodha bahwa dia pikir kau berada di bak, dia meminta gadis yang dia, gadis berkata kepada Raja Jalal bahwa pakaiannya mendapat kotor sehingga dia datang ke sini untuk mandi, dia meninggalkan sana. Raja Jalal mengatakan untuk Ratu Jodha yang terlihat saya keliru saja, senyum Ratu Jodha dan mengatakan saya mempercayai Anda dan engkau adalah raja, Anda berhak dengan orang lain, Raja Jalal mengatakan tidak seperti itu, Ratu Jodha mengatakan jangan khawatir, saya memiliki iman pada Anda, dia Tuhan dia, Raja Jalal kenang wajah gadis itu. Gadis itu tegang juga. Sinopsis Jodha Akbar Episode 294

javeda berlatih pedang dengan memotong bantal, resham datang ke sana dan menangkap dia, resham mengatakan saya mendapat pencuri, sekarang maham tidak akan meninggalkan Anda. javdea menunjukkan wajahnya dan mengatakan saya javeda, saya berlatih pedang menjadi seperti jodha, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan diculik oleh khaibar seperti Khaibar. Resham mengatakan tapi khaibar yang sudah tertangkap, javeda mengatakan Anda tidak tahu kapan Anda harus berjuang jadi biar melakukan pertempuran pedang.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294
di malam hari, Raja Jalal dalam pemikiran yang mendalam, ia melukis wajah gadis yang ia lihat di bak mandi, ia melihat wajahnya, Ratu Jodha datang ke sana, Raja Jalal mengatakan anda seharusnya tidak datang ke sini dalam kondisi ini.

Ratu Jodha bilang aku harus datang karena saya harus minta maaf atas kesalahan saya akan Khaibar dan untuk menyakiti Anda dan Hamidah, Raja Jalal bilang aku minta maaf untuk memarahi Anda, tetapi Khaibar bukan manusia, tinggal jauh dari dia dan saya minta maaf untuk itu kesalahan di kamar mandi, Ratu Jodha mengatakan jangan, saya percaya bahwa Anda tidak akan melakukan sesuatu yang salah.

dia mengatakan bahwa Anda menyelesaikan lukisan itu, ia melihat lukisan wanita lain dan bertanya siapa dia, katanya tidak tahu, dia berada di pikiran saya sehingga membuat wajahnya, Ratu Jodha merasa sedikit buruk dan mengatakan bahwa lukisan yang baik, dia pergi, Raja Jalal melihat lukisan dan ingat bagaimana dia melihat wajah gadis itu di bak mandi. ia mengatakan lukisan ini adalah gadis yang sama, siapa dia yang saya membuat lukisannya. Ratu Ruqayah datang ke Raja Jalal dan mengatakan wow lukisan ini sangat indah. Raja Jalal mengatakan yang anda lakukan, saya merasa takut, Ratu Ruqayah berkata raja Raja Jalal merasa takut karena perasaannya saja, apa yang Anda bersembunyi, Raja Jalal mengatakan mengapa saya akan menyembunyikan apa saja dari anda.

Anda akan mencari tahu Anda adalah teman masa kecil saya, Ratu Ruqayah berpikir bahwa artis membuat lukisan dan memuji artis, Ratu Ruqayah mengatakan akan kita bermain catur, Raja Jalal mengatakan mengapa tidak, ia kemudian melihat lukisan. Beberapa orang telah datang dari Kabul untuk mendapatkan akomopelayan di agra, Raja Jalal mengatakan untuk atgah bahwa Anda harus memeriksa mereka semua, kami tidak dapat menjadi karat bagi siapa pun, katanya memanggil mereka di pengadilan, semua datang ke sana, mereka meminta untuk Raja Jalal membiarkan mereka tinggal di agra , Raja Jalal mengatakan Anda semua bisa tinggal tapi aturan Mughal tidak akan berubah untuk siapa pun yang Anda, harus mengikutinya. Anda semua harus menunjukkan semuanya untuk atgah, seorang gadis berjilbab datang dari arah angin dan Raja Jalal terkejut untuk melihatnya sebagai dia gadis yang sama yang ia memeluk di bak mandi. ia melihat Raja Jalal dan terasa canggung, Raja Jalal terus menatapnya. pria dengan dia memintanya untuk menempatkan jilbab di wajahnya.
Sinopsis Jodha Akbar Episode 294

ia bertanya mengapa Raja Jalal melihat Anda seperti ini, katanya aku bertemu dengannya kemarin, sebenarnya saya pergi ke kamar mandi kemudian katanya berdoa Raja Jalal yang tidak mengenali Anda, atagh mengatakan Anda semua tinggal di sini sampai aku memeriksa identitas nasional Anda. Raja Jalal mengatakan tidak perlu, Ratu Ruqayah tertegun, Raja Jalal mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang kami dan tanggung jawab saya untuk membantu, dia meminta pria yang berdiri di samping atifa bahwa apa yang ia digunakan untuk melakukan sebelumnya, dia bilang dia adalah asisten keuangan mahachucak, perintah Raja Jalal untuk memberi mereka pekerjaan. ia melihat gadis, dia melihat dia kemudian melihat ke bawah, Ratu Ruqayah datang dari belakang dan melihat Raja Jalal melotot padanya.

Jumat, 20 Februari 2015

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 293

Raja Jalal dan Khaibar mulai bertarung, Raja Jalal membawa pedangnya, sedangkan khaibar hanya dengan tangan kosong, lalu Khaibar marah melihat Raja Jalal, dengan amarahnya itu Khaibar dengan mudah mengalahkan Raja Jalal, maan singh kemudian mencoba untuk menghadangnya tapi dia mengalahkan maan singh juga dengan mudah dan khaibar mematahkan pedang maan
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Raja Jalal datang lagi dan mulai berkelahi lagi dengan Khaibar, Khaibar mengangkat Raja Jalal dan melemparkan Raja Jalal, kemudian Raja Jalal bangun dan berteriak dan marah pada Khaibar saat ia mendekati jodha, Raja Jalal berjalan kepadanya dan mendapatkan pegangan dari kahibar, ia di atas khaibar dan memukulnya lalu Raja Jalal mengalahkan khaibar dengan menusukan belati di kaki khaibar, Khaibar berteriak kesakitan. 
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Raja Jalal membawa pedang dan akan membunuh khaibar namun jodha datang lalu Raja Jalal menghentikannya karena jodha berkata, “jangan membunuhnya, dia menyelamatkan saya dari tentara mahachucak, Raja Jalal membuang pedang, Khaibar jatuh di tanah, Raja Jalal dan jodha memeluk satu sama lain, Khaibar melihat mereka, Raja Jalal mengatakan kepada prajurit. Aku tidak akan membunuh khaibar tapi aku akan memenjarakannya, tempatkan dia dipenjara.
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Raja jalal bertanya: Apa kau baik – baik saja ratu jodha? Ratu Jodha mengangguk, Raja Jalal menyentuh perut jodha  untuk meyakinkan anaknya bahwa baik-baik saja, Raja Jalal mengatakan aku datang untuk membawamu kembali, jangan takut. 
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Raja Jalal dan jodha datang kembali ke istana, semua tentara dan orang-orang yang meneriakkan nama Raja Jalal. karena telah menangkap Khaibar,ratu hamida tersenyum melihat Raja Jalal dan jodha, Raja Jalal membawa ratu jodha dalam istana, Khaibar melihat jodha dan mengingatkan tuannya yaitu mahachucak. Yang telah merubahnya menjadi manusia sebagai binatang, ia tidak akan meninggalkan orang  itu,  dia mencium aroma darahnya tapi dia juga manusia dan dia memiliki hati, hewan membutuhkan makanan dan tempat tinggal untuk hidup tetapi kebutuhan manusia suka hidup sehingga kita harus melihat apakah Khaibar bertindak seperti hewan atau berpikir dari hati. Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
di istana ratu, ratu jodha mengatakan pada hamida saya diselamatkan oleh Raja Jalal, jodha diperiksa oleh dokter. Raja Jalal berjalan dengan maan untuk memperketat keamanan. 
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
di malam hari. Raja Jalal berbicara dengan ratu jodha, Raja Jalal mengatakan jangan khawatir, saya sudah memperketat keamanan, sekarang anda tidak perlu khawatir, ratu jodha merasakan gerakan anaknya, Raja Jalal bilang aku akan memanggil dokter, jodha mengatakan tidak perlu , Raja Jalal mengatakan terima kasih Tuhan. Kau dalam keadan baik-baik dan anak kita juga, jodha mengatakan bahwa  ayahnya telah melindungi dirinya, itulah sebabnya ayah dipanggil seperti dewa untuk anak, Raja Jalal mengatakan jangan mengatakan saya  seperti tuhan, saya hanya melakukan apa yang tugas saya, saya hanya tidak tega melihat bahwa istri saya atau anak saya terluka karena aku.
Raja Jalal mengatakan maaf Anda harus banyak menderita dan dia (khaibar) mengambil Anda juga dari istana ratu, jodha mengatakan tidak perlu, aku tahu kau akan datang dan menyelamatkan saya, saya memiliki percaya itu. Raja Jalal mengatakan Anda istri terbaik didunia , ratu jodha mengatakan bahwa Anda adalah suami yang ada di dunia yang paling penuh kasih, mereka saling memeluk.
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
dipagi hari, ratu jodha memberikan sesembahan, moti bertanya “ kau akan kemana”, jodha mengatakan untuk memberikan sesembahan ini untuk Raja Jalal, moti mengatakan” datang kembali secepatnya, Anda  memiliki waktu untuk makan sesuatu, jodha mengatakan tidak, hari ini Ramadan jadi saya puasa hari ini, di malam hari, jodha pergi ke Raja Jalal.
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Raja Jalal sedang mencoba untuk melukis dan mengatakan ini sulit dilukis, jodha datang ke sana dan memberinya sesembahannya, ia melihat lukisannya disatu sisi dan Raja Jalal mencoba dilain, ia meminta Raja Jalal apa yang dia lakukan, Raja Jalal mengatakan “saya coba untuk membuat lukisan tapi tidak bisa melakukannya, jodha mengatakan Anda mungkin lelah sehingga Anda tak bisa membuatnya, Raja Jalal mengatakan tidak seperti itu,  Anda kekuatan, cara yang sama Tuhan memberi kita kekuatan dalam Ramadan ini juga, saya bahkan memenangkan pertempuran di bulan Ramadan, Jodha bertanya apa yang Anda buat, sepertinyanya lukisan wanita dan dari perutnya tampak seperti hamil, Raja Jalal mengatakan Anda benar, saya sedang membuat lukisan Anda, tetapi tak bisa, mungkin saya belum mengerti Anda sepenuhnya, jodha mengatakan saya tidak terlalu mengerti anda sepenuhnya, Jodha meminta saya bisa menjaga puasa, Raja Jalal mengatakan “jangan berpuasa”, Jodha bertanya mengapa, karena puasa tidak makan sehari penuh dan raja mengkhawatirkan keadaan anaknya, dalam agama kita dilarang untuk ibu hamil berpuasa, aku janji kita akan berpuasa tahun depan bersama-sama, jodha mengucapkan “terima kasih”
Pada saat berbincang ratu jodha mengatakan jangan menghukum khaibar dengan berat karena ia telah menyelamatkanku, hokum dia dipenjara tapi jangan dihukum berat, raja jalal berkata kenapa kita harus berbicara tentangnya kita bicara saja tentang malaikat, anak-anak kita, pada saat bersamaan Raja Jalal sedang dipanggil oleh atgah, jodha dan moti bertemu, mereka mendengarkan suara seseorang berteriak kesakitan, Jodha bertanya pada prajurit tentang hal itu, ia mengatakan bahwa ini datang dari penjara.
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Sharif  sedang mencabuk Khaibar, sharif mengatakan bahwa Anda telah salah membawa ratu jodha dari kerajaan ini, dia mengalahkan kau dan mengatakan bagaimana berani kau menyentuh jodha, mungkin Raja Jalal mengampuni Anda untuk kesalahan ini, tetapi saya tidak akan. dia mengalahkan kau, Khaibar meringis kesakitan, jodha datang ke sana dan berteriak kepada shariffuddin, dia bertanya apa yang kamu lakukan? ia mengatakan bahwa khaibar mencoba untuk menyentuh kau ratu jodha dan dia perlu hukuman, jodha mengatakan saat Raja Jalal telah diperintahkan untuk tidak menghukumnya maka jangan Anda lakukan, jika Raja Jalal mengetahuinya maka dia tidak akan menyukainya, sharif mengatakan bahwa Raja Jalal juga tidak akan seperti itu bahwa Anda datang ke sini untuk bertemu khaibar ini, lalu sharif  pergi dengan perasaan kesal, dan jodha melihat Khaibar.
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
hamida mengatakan bahwa saya tidak mengharapkan ini dari jodha, ratu ruqayah mengatakan bagaimana dia bisa pergi untuk memenuhi Khaibar, dia binatang, ia telah membawa ahli waris raja dalam bahaya, terus terang, jika aku berada di tempat ratu jodha, aku takkan melakukan itu, dia datang dalam perang dan bertempur dengan pasukan. Dan mengatakan terima kasih Tuhan tidak ada yang terjadi pada anak-anak tetapi sekarang apa yang perlu untuk pergi dan bertemu Khaibar. hamida marah pergi dari sana,ratu ruqayah nyengir. Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
jodha meminta tentara untuk menempatkan obat dilukanya khaibar.tentara mengatakan bahwa saya merasa takut akan dekat dengan dia, dia adalah binatang, dia bisa membunuh siapa pun, saya sarankan Anda juga harus pergi dari sini, jodha mengatakan iya dapat Anda membawa air panas. Kemudian ia membawa, katanya ratu jodha jangan dekat dengannya, jodha mengatakan telah melarang ratu mughal, prajurit tenang, jodha menyeka kain dalam air panas dan dekat dengan Khaibar, ratu hamida datang saat ratu jodha membersihkan luka khaibar, khaibar ia meringis kesakitan, hamida datang ke sana dan menjauhkan ratu jodha dari sana. khaibar marah dan berteriak.
Sinopsis Jodha Akbar episode 293
Ratu hamida mengatakan kau memiliki tanggung jawab ahli waris mughal, aku mencintaimu tapi itu tidak berarti bahwa Anda akan melanggar semua aturan, bahwa ia manusia yang tidak baik, dia datang ke sini untuk membunuh Raja Jalal, kita semua berdoa untuk anak Anda dan Anda tapi anda begitu ceroboh. jodha mengatakan bahwa sharif itu memukulinya bahkan ketika kita diperintahkan untuk tidak memukulnya jadi aku pergi ke sana untuk menghentikannya, lalu Raja Jalal datang dan mengatakan "cukup ratu jodha".
Sinopsis Jodha Akbar episode 293

SINOPSIS JODHA AKBAR EPISODE 292

Khaibar Memasuki istana ratu dengan mencium darah yang telah dia cium diselendang Ratu Jodha . Khaibar telah membuat ketakutan di istana ratu, semua pelayan dan ratu2, raja jalal berlari kesana kemari untuk menyelamatkan diri dari raksasa ini. resham berusaha melawan tapi khaibar melemparkannya hingga tak berdaya lagi melawan. sementara itu diluar raja jalal sedang mencoba untuk mengeluarkan pilar besar dari tubuhnya dibantu prajurit lainnya karena dia terjebak di bawah itu. diistana ratu , Ratu Jodha  dan ruqayah bersembunyi disudut, khaibar melihat para ratu ketakutan, dia kembali mengendus2 mencari bau darah dan mulai mendekati Ratu Jodha , Ratu Jodha  menjadi tegang. Khaibar makin dekat pada Ratu Jodha . 

Moti berusaha menolong dengan mengusir Ratu Jodha  dan Ratu Jodha  pun berusaha menyuruh khaibar jangan mendekat tapi khaibar tidak peduli, dia terus mengendus2 Ratu Jodha , Ratu Jodha  tidak bisa lari kemana2 karena dia sudah tersudut dibalkon. Khaibar mengendus2 lagi akhirnya dia yakin ini bau darah yang dia cari, moti pun heran khaibar tidak melukainya. Khaibar hanya fokus melihat Ratu Jodha  dan meraihnya, Ratu Jodha kembali melawan tapi khaibar menyeret Ratu Jodha .  semua istri mencoba untuk menghentikan khaibar, dia lalu mengangkat Ratu Jodha  dibahunya dan membawanya pergi, Ratu Jodha  berteriak pada raja jalal untuk menyelamatkannya, raja jalal akhirnya berhasil melepas pilar dari tubuhnya dan dia terkejut melihat Khaibar telah membawa Ratu Jodha  dari istana ratu. raja jalal lalu meminta atgah untuk mengambil kudanya. 
Sinopsis Jodha Akbar episode 292
raja jalal memberi instruksi pada para prajurit: semua tinggal disini untuk melindungi istana ratu sementara saya dan maan singh akan pergi mencari Ratu Jodha . Khaibar dan Ratu Jodha  sampai hutan, Ratu Jodha  memukul2 bahu khaibar dan berteriak supaya khaibar melepaskannya , kau iblis, saya sedang hamil tolong lepaskan aku. Tapi khaibar tidak peduli, dia terus membawa Ratu Jodha  masuk lebih jauh ke dalam hutan. raja jalal datang dalam hutan, prajurit mengatakan pada raja jalal : kami tidak melihat Ratu Jodha di sekitar sini, ini sangat sulit karena sudah malam jadi kami kesulitan mencari. raja jalal berteriak marah mememinta mereka untuk menemukannya. Sinopsis Jodha Akbar episode 292
Sinopsis Jodha Akbar episode 292

Ratu Jodha  mulai kewalahan memohon pada khaibar untuk melepaskannya, dia lalu mendapat ide untuk meninggalkan jejak, dia lalu melemparkan perhiasannya satu persatu dihutan dan berpikir bahwa dengan bantuan perhiasannya itu maka raja jalal akan menemukannya, perhiasan2 ini akan membimbing raja jalal untuk datang menyelamatkanku.... 
Sinopsis Jodha Akbar episode 292

Dikabul, Mali berteriak Marah setelah mendapat kabar semua tentaranya mati dan Khaibar gagal membawa raja jalal malah mengambil Ratu Jodha  dari istana ratu. mali mengatakan untuk MahaChucak: senjata yang kau gunakan sudah menipumu, dia lari dengan membawa Ratu Jodha  bukan jalal. MahaChucak malah tersenyum dan berkata: jika berita ini benar maka saya senang, dia memberi hadiah prajurit yang memberi laporan dan memintanya untuk pergi. 
Mali: apakah Anda benar-benar senang dengan berita ini? Fazal beg (si botak yang matanya putih semua) yang menjawab  : Abul Mali sahab Kau tidak memahami pikiran mahaChucak.

MahaChucak berkata kepada mali : Kau tidak bisa berpikir, kau tidak punya otak, aku ingin kepala raja jalal dari khaibar tetapi aku senang dia membawa hati raja jalal yaitu "Ratu Jodha" dia telah melakukan lebih dari harapan saya, saya sangat bahagia. 

Dihutan Khaibar membawa Ratu Jodha  kesuatu tempat terpencil didalam Goa, dia membuang Ratu Jodha  didalam, Ratu Jodha  merasa pusing, dia mencium bau kain dan kemudian pergi ke jodha, Ratu Jodha  sangat ketakutan, dia memegang tangan Ratu Jodha dan mencium bau darahnya lalu dia mencium kain dan dia menjadi frustrasi dan marah karena dia telah mengambil orang yang salah, dia mengambil batu besar ditangannya dan hendak membuangnya ke Ratu Jodha  untuk membunuhnya, Ratu Jodha ketakutan dan mengatakan: aku mohon jangan bunuh saya, tolonglah biarkan aku pergi, tinggalkan aku, aku memohon padamu, aku sedang hamil. Khaibar menatap Ratu Jodha. Ratu Jodha  menutup matanya: aku berharap anak ini selamat kahna tolong aku jangan biarkan dia membunuhku (Ratu Jodha  berkata dalam hati ) Khaibar masih menatap Ratu Jodha  dia ragu2 membunuh Ratu Jodha  karena melihat Ratu Jodha  menangis dan dia berhenti untuk sementara waktu, dia kemudian melemparkan batu tapi melewati Ratu Jodha  dan tidak menyakitinya. Ratu Jodha  membuka matanya dan masih ketakutan.
Sinopsis Jodha Akbar episode 292
Khaibar melihat cahaya masuk dari kisi2 goa, dia lalu mengambil batu dan dia menutup pintu gua. raja jalal sedang mencari di hutan, raja jalal mulai frustasi tidak dapat menemukan jejak Ratu Jodha , dia lalu turun dari kudanya dan berjalan2 mencari, akhirnya dia menemukan jejak kaki Khaibar dan meminta tentara untuk mengikutinya.  

di dalam gua. Khaibar melihat Ratu Jodha , Ratu Jodha  berkata: terima kasih Khanna untuk melindungi anak saya, Ratu Jodha  melihat tangannya berdarah, Khaibar juga melihatnya, khaibar datang pada Ratu Jodha dan melihat darahnya, Ratu Jodha mengambil batu bata untuk melindungi dirinya, dia takut khaibar akan melukainya, khaibar malah menyeka darah Ratu Jodha , lalu menabur pasir diatas luka Ratu Jodha dan pergi dari sana, Ratu Jodha  tertegun. 

Ratu Jodha  berdoa agar raja jalal datang cepat di sini, yang mulia aku membutuhkanmu: raja jalal berjalan melalui hutan dan berpikir dia akan menemukan Ratu Jodha. jodha percayalah aku akan segera menemukanmu, mereka mengikuti jejak kaki khaibar tetapi tidak menemukan jalan.  

di dalam gua, khaibar pergi meninggalkan Ratu Jodha , dia mengaung2. Ratu Jodha menggunakan kesempatan itu untuk melihat sekelilingnya dan berharap menemukan beberapa cara untuk keluar, dia menyentuh perutnya karena merasa sakit, dia lalu berusaha berpikir untuk menemukan cara untuk pergi dari dalam goa. dia mencoba melompat keluar dari gua, dia mulai memanjat dinding dan mencoba untuk melepas batu dari mulut goa, dia berhasil dan dengan kesulitan akhirnya dia berhasil keluar dari gua. Ratu Jodha terus berlari dan berteriak yang mulia...
Sinopsis Jodha Akbar episode 292
di hutan, raja jalal mengatakan aku merasa seperti seseorang memanggil saya, dia mengatakan bahwa mungkin itu adalah Ratu Jodha, maan mengatakan jangan khawatir kita akan menemukan Ratu Jodha  segera, raja jalal menemukan gelang Ratu Jodha  dan raja jalal mengatakan pada Maansingh "ini adalah gelangnya Ratu Jodha , kita harus terus mencarinya ,gelang ini sebagai tanda dari ratu Ratu Jodha , aku yakin dia melemparkan ini untuk petunjuk menemuinya" Sinopsis Jodha Akbar episode 292
Sinopsis Jodha Akbar episode 292

Ratu Jodha  mulai berlari dihutan, dari kejauhan dia melihat beberapa prajurit dia berpikir itu pasti raja jalal: yang mulia aku disini, setelah dekat dia sadar ternyata itu bukan pasukan mughal tentaranya itu pasukan mahaChucak, jodha dikelilingi oleh pasukan MahaChucak dan Ratu Jodha  terkepung sehingga tidak memiliki cara untuk lari dari situ. 
Sinopsis Jodha Akbar episode 292

seorang prajurit mengatakan bahwa kita harus mengirimnya ke MahaChucak dan kita akan mendapatkan imbalan, Ratu Jodha  berpikir untuk tidak terjebak oleh mereka, prajurit mengatakan untuk menangkap Ratu Jodha, Ratu Jodha  berkata: tidakkkk Jangan coba2 datang mendekatiku, kalian akan dihukum raja jalal jika berani menyentuhku, mereka hanya nyengir tak peduli dan menangkap. Ratu Jodha., "Yang muliaaaa" teriak Ratu Jodha raja jalal dan para prajurit mendengarkan teriakan Ratu Jodha dan mengikuti arah suaranya. "Ayooo cepat kita sudah semakin dekat dengan ratu Ratu Jodha" ujar jalal.

Prajurit MahaChucak membawa Ratu Jodha  pergi, tiba2 Khaibar datang dan mengalahkan pasukan MahaChucak. Salah satu prajurit membujuk Khaibar: Tenanglah khaibar kau bersama kami, jangan mengalahkan kami, kami berteman denganmu dan Ratu Jodha  ini adalah musuhmu... ingatlah itu, tapi kahibar tidak mendengarkan mereka dan mengalahkan meraka semua. Sementara Ratu Jodha  berdiri menyaksikan khaibar melindunginya dan dia terkejut. 
Sinopsis Jodha Akbar episode 292

Khaibar datang ke Ratu Jodha  dan mencoba untuk bertanya dengan bahasanya (bahasa tarzan) mungkin maksudnya  'mengapa Ratu Jodha  keluar dari gua. Khaibar mengangkat Ratu Jodha  dan meletakannya di bahu. Khaibar lepaskan aku, khaibar berhenti, turunkan aku, Ratu Jodha meronta2, tpi khaibar tidak peduli.  raja jalal datang dari belakang dan melihat itu, raja jalal berpikir khaibar akan menyakiti Ratu Jodha. raja jalal menyerang Khaibar dengan pedang di punggungnya dan berhasil melukai khaibar, Ratu Jodha berteriak "shehenshaaaaa" tangannya berusaha mengapai jalal. khaibar terus berjalan malah tidak merasakan tusukan pedang jalal, raja jalal marah melihat khabiar. dia menyerang khaibar lagi. 
Sinopsis Jodha Akbar episode 292