Kisah Awal Mula TajhMahal

Kisah Awal Mula TajhMahal

Senin, 24 November 2014

EPISODE 116


Jalal di temani maham Anga menemui para prajuritnya. di sana sudah menunggu Athgah dan pejabat lainnya. Prajurit menyerukan :” Hidup kaisar, hidup kaisar”
jalal memberi tanda agar mereka berhenti, ia kemudian berseru :” kalian harus menghancurkan musuh. aku ingin kalian belajar kemampuan untuk mengetahui bgaimana musuh kalian. dan kalian harus belajar untuk mengetahui medan perang nya. dengan begitu kalian akan bs melebihi musuh kalian. kalian semua adalah tentara mughal yg pemberani” jalal memberitahu para prajuritnya bahwa mereka tidak boleh menyerang anak2 dan orang tua walaupun itu di pihak musuh. tunjukkan kehormatan prajurit mughal, lindungi anak2 dan orang tua, sebab mereka adalah orang2 yg tidaak bersalah. jalal trus menasehati sekaligus memompa semangat pasukannya.

maham anga bangga dengan tindakan jalal, :” kau berbicara seperti seorang raja sejati dan pemberani”
jalal :” ini sangat penting badi ami (ibu angkat). aku harus terrus mengendalikan mereka di tangan ku, kalo tidak mereka akan lupa siapa pemimpinnya. saat aku membantu rahim menerbangkan layang2 nya, aku sadar akan sesuatu. saat kau menerbangkan layang2, kau harus terus mengawasi layang2 nya saat kau memegangi benang nya. saat kau memalingkan mata mu, kau tidak akan tahu jika layangan mu jatuh. jadi saat layang2 nya ada di atas, orang2 akan melihatnya dan memuji mu. pda saat kau memalingkan mata dan layang2 mu terjatuh, orang2 tidak akan lg memuji mu krna kau sudah menjatuhkan layangan mu. tentara mughal itu sepeti layang2. aku akn mengawasi mereka dan mengendalikan mereka” maham senang akan pemikiran jalal, ia berkata : “ini mengingatkan ku pd saat kau msh muda. ketenaran dan kemampuan mu sudah jauh meningkat dr saat itu. aku bangga pd mu jalal. kau membuatku bangga dr hari ke hari. aku memang bukan yg melahirkan mu, tapi aku yg membesarkan mu. aku bangga menjadi ibu angkatmu. semoga kau mendapatkan kesuksesan yg lebih lg”
jalal meletakkan tangannya di lengan maham, dengan sayang ia berkata :” aku akan mendapatkan itu dengan didikan dan cinta mu”

hamida sedang duduk di luar, ia menghangatkan diri di depan periuk yg berisi api. jodha datang mendekat.
jodha :” salam, ibu”
hamida :’ semoga Tuhan memberkatimu, duduklah”
jodha cemberut, ia mengeluh :” ibu, aku tidak suka ini.”
hamida bertanya :” ada apa jodha?”
jodha menjawab :” apa yg telah Yang mulia lakukan kepada bhaksi bano, itu sangat tidak benar. itu bs menghancurkan sebuah hubungan yg sangat penting”
hamida menasehati :” tidak ada gunanya membicarakan ini, sayang. aku tahu jalal. jk dia sudah memutuskan sesuatu, dia tidak akan menariknya kembali. meskipun itu sangat menyakitkan. dia tidak akan mengijinkan bhaksi bano datang ke perayaan”
jodha menjawab :” aku mengerti itu, ibu. Yang Mulia melakukan itu agar rakyatnya tidak salah paham. rakyat tdak akan merasa jk raja tidak adil untuk kebaikkan keluarganya. tapi tidak ada yg mengeti penderitaan yg dia alami. itulah resiko menjadi raja, dan tidak ada yg mengerti itu”
hamida berkata :” jalal tidak ingin perasaannya mempengaruhi keputusannya dalam menghukum bhaksi bano. itulah kenapa dia menyuruhmu menghukum bhaksi bano”
jodha :” dia mengambil keputusan itu sbgai seorang raja. tapi apa seorang kakak tidak bs memaafkan adiknya? “
 hamida :’ sekarang semua tergantung pd jalal, kau dan aku tidak akan bs berbuat apa-apa. aku rasa kau sebaiknya tiidak ikut campur dalam masalah ini. jika kau berusaha ikut campur, kau akan membuat jarak yg lebih besar antara kau dan jalal. luka itu hanya bs sembuh seiring dengan waktu. aku mau perrgi sekarang”
hamida berdiri, ia menyentuh wajah jodha lalu pergi. jodha menatap keperrgian hamida, ia berbicara sendiri :” semuanya tidak bergantung kepada waktu. terkadang manusia itu harus berusaha untuk memperrbaiki sesuatu. Raja itu hanya seorang manusia, akan sangat sulit bgi manusia untuk berperrang melawan dirinya sendiri. aku harus membebaskan raja dr perang di dalam dirinya sendiri. aku harus melakukan sesuatu”

jalal sedang berdiri termenung di dalam kamarnya, bhaksi bano datang membawa hadiah. dengan gugup ia mendekati jalal, :” kakak, aku ingin,..”
jalal memotong ucapan bhaksi :’ aku sudah bilang padamu, aku tidak ingin melihat wajah mu. mengapa kau kesini?”
bhaksi menjawab :” kakak, aku membawa hadiah untuk mu”
jalal menjawab dengan ketus :” aku tidak mau. kau sudah memberikan aku hadiah yg luarr biasa. sebelum aku hilang kendali, sebaiknya kau pergi” www.facebook.com/akdhalover
bhaksi menangis mendengar penolakan jalal, jalal terus berkata :” kau sudah melakukan dosa besar. hari ini ulang tahun ku, aku tidak ingin melihatmu” jodha yg baru datang mendengar saat jalal mengusir adiknya, ia berhenti melangkah. bhaksi dengan sedih meletakkan hadiahnya, lalu pergi dr sana.
jalal belum mengetahui kedatangan jodha, ia mengambil kerang hadiah dr bhaksi lalu menggenggamnya, air mata nya menetes. jodha menagis menyaksikan kesedihan jalal. ia berjalan mendekat, ia berkata :” maaf Yang Mulia, aku masuk kamar mu tanpa ijin ” jalal kaget mendengar suara jodha, ia berusaha menahan agar air mata nya tidak menetes. jodha melanjutkan ucapannya :” tapi aku punya 1 permintaan pada mu, aku mohon maafkanlah bhaksi bano. kau adalah kakak nya, kejahatannya..’
jalal menyela :” ratu jodha, aku tidak ingin membicarakan ini dengan mu. aku sudah memberrikan mu kesempatan untuk menghukum dia. sekarang ini adalah masalah pribadi. aku tidak mau kau ikut campur”

jodha hendak meletakkan tangannya di pundak jalal, namun dia ragu-ragu. akhirnya ia memberranikan diri. jalal sedikit kaget saat jodha menyentuhnya. jalal berkata :” sudah kubilang padamu, ratu jodha. ini masalah pribadi. aku tidak mau kau ikut campur dalam masalah ini”
tangan jodha msh di pundak jalal, dngan lembut ia berkata :” Yang Mulia, penjahat itu harus di hukum krna kejahatannya. jika dia membuat orang lain menderita, berarti hukuman itu belum di tentukan” air mata jalal kembali menetes. jodha melanjutkan ucapannya :” dengan memutuskan hubungan dngan bhaksi bano, kau tidak hanya marah padanya. tapi jg kepada dirimu sendiri, aku dan jg seluruh dunia. jadi aku minta padamu, aku mohon maaf kan dia. memaafkan seseorang itu perbuatan yg baik, yang mulia. aku mohon maafkan dia” jodha terus menangis, jalal merasa sedikit kehilangan saat jodha menarik tangan dr pundaknya. ia menoleh sedikit, melihat jodha pergi. ia membuka kepalan tangannya, kembali memperhatikan kerang di tangannya.

[ suara jalal bercerita : aku dulu biasa merayakan ulang tahun. setiap tahun, semua orang merayakannya. tapi di tahun ulang tahunku itu, adalah hari dmana aku tidak akan bs melupakannya. aku tidak tahu jk hari itu bs merubahku selamanya]

athgah sedang di halaman, ia membaca surat di depan hamida. setelah membaca beberapa surat, athgah berkata :” semua tamu sudah di agra, kami sudah membuat persiapan untuk acara ulang tahun raja”

maham tergesa-gesa memasuki dapur istana, resham khan mengekor di belakangnya. maham menyuruh pelayan menyiapakan makanan yg banyak untuk perayaan nanti, ia jg berkata akan mencicipi makanan nya terlebih dahulu sebelum di hidangkan pd raja. mahama kemudian beralih menatar prajurit, ia berkata :” musuh sedang menunggu kesempatan. merreka menunggu acara seperrti ini untuk menyerang. peringatkan semua prajurit untuk berjaga-jaga. mereka harus terus waspada. tidak boleh ada kesalahan”

jalal sedang sholat, hamida berdiri di belakangnya menunggu hingga jalal selesai. stelah selesai, jalal berdiri dan melihat ibunya ada di sana, ia berkata :” salam ibu, ada apa kau kesini?”
hamida menghampiri jalal lalu mengecup keningnya, :” semoga Tuhan memberkati mu jalal. semoga kau panjang umur. selamat ulang tahun. aku ingin membagikan sedekah di seluruh kerajaan. dank au jg harus membebaskan para tahanan”
jalal menjawab :” perintahmu akan di laksanakan, ibu”

di penjara, para penjaga sedang melepaskan para tahanan dr sel, mereka menyerukan :” Semoga panjang umur yang mulia jalalludin muhammad, hidup Yang Mulia”
di luar, athgah di bantu para menteri sedang membagikan sedekah.

jodha sedang duduk di depan Patung Dewa Khrisna, ia sedang membuat persiapan untuk pemujaan. moti datang dan memanggil namanya. moti memberi salam pd Patung Khrisna, lalu duduk di sebelah jodha. moti berkata :”Jodha, kau tahu? semua orang sedang sibuk membuat persiapan untuk menyambut ulang tahun raja. banyak sekali makanan sedang di masak di dapur. tamu-tamu sudah datang, semuanya sedang sibuk membuat persiapan.”
jodha :” moti” www.facebook.com/akdhalover
moti :” ya?”
jodha :”lihatlah itu” ia menatap patung
moti : “ patung dewa khrisna?”
jodha :” bukan patungnya, tapi bulu merak dan serulingnya. Raja memberikan itu sebgai hadiah ulang tahun ku. dia sangat percaya pd ku, ia menjaga kehormatan ku. moti, aku berfikir, hadiah untuk ulang tahun raja, aku harus memberikan dia sesuatu yg akan dia ingat sepanjang hidupnya. tapi aku tidak tahu apa yg harus aku berikan. dia sudah punya segalanya. dia sudah punya semua sumber daya dan kekuatannya. maham anga dan ratu ruqaiya juga akan memberikan hadiah yg berrharga. semua raja dan gubernur akan memberikan hadiah yg banyak padanya. jadi apa yg akan aku beri, tidak akan dia ingat sepanjang hidupnya.
moti :” tapi jodha, kau harus memberikan sesuatu pd nya. aku ingin kau memberikan sesuatu yg unik dan berharga. aku tidak pintar seperti mu. kenapa kau tidak memikirkan sesuatu?

jalal memasuki kamar ruqaiya, ia di sambut taburan bunga. hoshiyar mengucapkan selamat ulang tahun, dan mendoakan semoga selalu di berkati Tuhan. ruqaiya tersenyum manis, para pelayan semua pergi meninggalkan mereka berdua. jalal tersenyum, ruqaiya kemudian memeluknya, :” selamat ulang tahun, Jalal”
jalal menjawab :” terrima kasih, kau selalu ingat ulang tahun ku dan aku akan ingat acara ini. aku datang pd mu lebih dulu, sebelum mendatangi yg lainnya. kau sudah memberikan ku selamat, sekarang mana hadiah ku?’
ruqaiya :” aku sudah berusaha kerras mencari hadiah ini untuk mu. jadi kau jg harus berusaha untuk mengambilnya”
jalal :” apa yg harus aku lakukan?”
ruqaiya :” kau harus melakukan apa yg sangat kau sukai, kau harus memecahkan teka-teki. setelah memecahkan teka-teki itu, kau baru akan menemukannya. setiap teka-teki akan membawa mu lebih dekat ke hadiah itu”
jalal :” kenapa kau tidak memberikan hadiah nya sekarang?”
ruqaiya :” jika kau berusaha keras, kesenangan saat mendapatkan hadiah itu akan lebih terasa. dan hadiah itu akan menjadi semakin berharga. ayolah, aku akan membuat permainan ini lebih mudah. setiap teka-tekinya, akan membawa mu lebih dekat ke hatimu. dan orang itu akan mengantarmu ke teka-teki berikutnya. dan pd akhirnya, rahim akan mengantar mu ke langkah terakhir. ”
Jalal :” aku merasa jk hadiah itu pasti lah special. baik, katakan pada ku teka-tekinya”
Ruqaiya :” baiklah, pergi dan carilah orang yg melahirkan mu. di sanalah kau akan menemukan teka-teki berikutnya.”
jalal :” orang yg melahirkanku, maksud mu ibuku. jadi, dia yg akan memberikan petunjuk berikutnya. baik ruqaiya, aku akan perrgi. aku akan datang mengucapkan terimakasih pada mu setelah aku melihat hadiah ku” jalal lalu pergi.
hoshiyar kembali memasuki kamar, ia berkata :” raja akan memecahkan teka-teki pertamanya dengan mudah” www.facebook.com/akdhalover
ruqaiya tersenyum, :’ aku yg membuatnya lebih mudah. aku ingin jalal cepat menemukan hadiah ku”



alal sudah sampai di ruangan hamida, penjaga mengumumkan kedatangan nya. para wanita berdiri menyambut jalal, jalal memberi salam pd ibunya, salima, gulbadan dan terakhir pd jiji anga. jiji anga berkata :” jangan lakukan ini Yang Mulia, kau adalah raja kami. jangan menyembah kami.”
jalal menjawab, :” akulah orang yg kau besarkan, statusmu diatas kekaisaran ku. kau pantas mendapatkan kehormatan ini.” www.facebook.com/akdhalover
hamida tersenyum senang, :’ ini hadiah dr kami, jalal” ia mengambil benang suci dan mengikatkannya di lengan jalal, hamida mendoakan :” Semoga Allah menjadikan mu orang yg hebat”
jalal :” terima kasih ibu”
salima menghadiahkan kalung untuk jalal, jalal melepas turbannya, sehingga salima bs memakaikan hadiah nya. jalal berkata pd salima, :’ terima kasih, aku menerima hadiah mu ratu salima. tapi saran mu atas kasus Ratu jodha itu hal yg luar biasa”
pada hamida, ia berkata :” ibu, aku sedang memainkan sebuah permainan dngan ratu ruqaiya. jika aku ingin menemukan hadiahnya, aku harus memecahkan beberapa teka-teki.”
hamida :” aku akan memberitahu teka-tekinya, jalal. tetka-teki yg kedua mengarah pd orang yg sangat berarti untukmu di dunia ini. dia bukan keluarga, tapi kau sangat mencintainya. dia akann membantumu ke langkah berikut nya” www.facebook.com/akdhalover
jalal berpikir sejenak, ia lalu tertawa, :’ aku mengerti ibu. aku pergi sekarang”

di ruangan maham, jalal berkata pd maham, :’ kau lah orang yg paling ku cintai”
maham menyentuh wajah jalal dngan penuh kasih sayang, ia lalu mengecup keningnya :’ selamat ulang tahun, jalal. semoga Tuhan menjadikan mu raja selamanya. semoga kau bs menguasai dunia. banyak doa hari ini”
jalal menjawab :” Allah pasti akan menjawab doa mu”
maham, :’ baiklah, 1 hal lagi. bermain, berlari, tangkap dan bertanya. kau akan mendapatka hadiah ratu ruqaiya di sana”
jalal berfikir, ia tidak mengerti :” teka-teki macam apa itu ibu?” jalal mengulang teka-teki nya
pd resham maham berkata, :” jalal menemukan kesulitan dengan teka-teki nya” ia tersenyum senang.
jalal masih memikirkan jawabannya, maham berkata :” maafkan aku jalal, aku memberikan teka-tekinya, tapi aku tidak di ijinkan memberikan jawabannya” www.facebook.com/akdhalover
jalal msh trus berfikir, ia mengulang-ulang soalnya, ia tersenyum :” aku mengerti ibu”







jalal berjalan di halaman, orang2 yg berpapasan dngan nya mengucapkan selamat ulang tahun. dari jauh, jalal melihat rahim. rahim sedang duduk menghapalkan teka-teki “ teka-teki berikutnya akan mengantarmu kepohon margosa” rahim trus mengulanginya berkali-kali. jalal terus berjalan menuju ke arah rahim. rahim mendongak, ia melihat jodha sedang menyirami pohon tulsi (kemangi) ia mengulangi lg teka-teki nya :” teka-teki berikutnya pohon apa tadi…?” rahim lupa sambungan nya, setelah berpikir sejenak, ia mengulang lg :” teka-teki berikutnya akan megarahkan mu ke pohon tulsi keramat”
jalal sampai di tempat rahim :’ Assalamualaikum, khanikhana. bgaimana kabar mu?”
rahim :” salam, yang mulia. selamat ulang tahun. lihat, ini hadiah ku untuk mu” rahim menyerahkan selembar kerrtas yg berisi gambar istana. jalal memujinya :” indah sekali, Khanikhana, terima kasih. aku dengar kau adalah bagian dr permainan ratu ruqaiya”
rahim menjawab :” aku senang kau datang lebih cepat, aku sedang berusaha mengingat teka-tekinya. bagaimana jk aku melupakannya?”
jalal :” jadi beritahu aku teka-tekinya”
rahim :” teka-teki berikutnya kau harus pergi ke pohon tulsi keramat. pergi dan carilah pohon tulsi keramat, dank au akan menemukan hadiah spesial untukmu. tugas ku sudah selesai, aku mau main. sampai jumpa” setelah rahim perrgi, jalal berkata sendiri :” bermain, berlari, tangkap. ratu ruqaiya membuat teka-teki yg aneh. pohon tulsi keramat” jalal menengok sekeliling, pandangan nya lalu jatuh pd jodha yg sedang menyirami pohon kemangi (tulsi) jalal lalu berkata :’ ratu jodha selalu berada dipohon tulsi keramat. ratu ruqaiya aneh, ia mengikutkan ratu jodha di permainannya. “

Tonton Videonya KLIK DISINI

Sinopsis Jodha Akbar Episode 115 Jalal sedih menangis


 Jodha Akbar Episode 115
Ruqaiya mondar–mandir di kamar nya, ia kemudian berhenti dan bertanya pd hoshiyar, :” hoshiyar, kau sudah beritahu ratu jodha kalau aku ingin bertemu dengannya?”
Hoshiyar menjawab :” pelayan selalu mematuhi perintah tuannya. aku sudah memberitahu ratu jodha”
ruqaiya berttanya :” lalu mengapa dia belum datang?”
Jodha akhirnya sampai, ia memberi salam pd ruqaiya :” salam Ratu ruqaiya, apa kau memanggilku?
ruqaiya :” iya ratu Jodha, silakan duduk. ada sesuatu yg ingin aku bicarakan dngan mu”
setelah mereka duduk, jodha bertanya :” ada apa?”
Ruqaiya : “ apa kau ada perasaan terhadap jalal?” Jodha :” bisa lebih jelas tentang pertanyaan mu?”
Ruqaiya :” aku akan terrus terang. sekarang semua tahu kalau kau tidak hamil anak nya jalal.dan kau kesal dngan fakta bhwa kau tidak akan melahirkan anak jalal. Jalal sangat marah terhadap mu. dan aku melihat kau memperhatikan jalal saat dia sedang berbicara dngan rakyat nya. aku bs mengetahui kalau kau merasakan penderitaan Jalal. apa kau jatuh cinta pd jalal krna kau telah menghabiskan bnyak waktu bersamanya? apa kau kesal krna jalal tidak menyentuh mu malam itu?
Jodha :” sepertinya kau punya bnyak pertanyaan, Ratu Ruqaiya. aku senang krna raja melindungi kehormatan ku. aku sngat tersentuh melihat dia berbicara dngan rakyatnya dngan ramah. dia menepati janjinya, aku tak marah lg pd nya. dia melindungi kehormatan ku. dia membela harga diri ku di depan semua orang. aku sangat bersyukur atas semua yg dia lakukan unntukku. jangan salah artikan rasa terima kasihku pd nya sbgai rasa cinta. aku senang dia dekat dengan mu, bkan dngan ku.
Ruqaiya berkata :’ aku senang mendengarnya. aku pikir kau jatuh cinta pd jalal. aku tidak keberatan jalal menghabiskan waktu bersama wanita lain selain aku. tapi, aku tdak akan memaafkan jk jalal lebih mencintai wanita lain di banding aku” jodha menjawab :” ada perbedaan antara mencintai seseorang dan menghabiskan bnyak waktu dngan seseorang. Ratu Ruqaiya, kau sudah bertanya banyak pd ku. sekarang giliran ku bertanya, apa kau sungguh mencintai Yang Mulia?” Ruqaiya menjawab ketus :” pertanyaan macam apa itu?”


Jodha :” ini hanya pertanyaan sederhana. katakan padaku apakah kau mencintai raja?”
Ruqaiya :” itu sebab nya aku menjadi kepala istri, dan tidak ada yg bs merebut posisiku”
Jodha :” itu bukan jawaban atas pertanyaan ku. jawablah pertanyaanku, apakah kau sungguh mencintai raja?”Ruqaiya :” dia adalah teman masa kecilku”
Jodha :” jangan jawab sbgai teman masa kecil atau sbgai istri. jawablah sbgai seorang wanita. apakah kau mencintai raja? “ ruqaiya terdiam. Jodha trus bertanya :” apakah kau akan tetap mencintai nya, jk dia bkan seorang raja? apa kau akan mencintainya, jk kau bukan teman atau istrinya? apa kau akan tetap mencintainya sebesar skrg? apa kau akan ingin melihatnya bahagia walau dia bukan lg seorang raja?”
ruqaiya kesal mendengar pertanyaan jodha, ia berdiri dan berkata :” cukup! aku sudah cukup mendengarmu. bukan urusan mu apakah aku mencintai jalal atau tidak. aku tak perlu menjelaskan apapun pd mu. aku tidak perlu menjawab petanyaan mu” ia lalu mengusir jodha :” kau boleh pergi sekarang” Jodha berdiri :”kau yg ingin berrtemu dngan ku. aku akan perrgi. tapi sblum perrgi aku ingin mengatakan sesuatu. ada perbedaan besar antara mencintai seseorang dan bersama seseorang”
ruqaiya tersenyum sinis, :” itu benar. itu jg berlaku untuk hubungan mu dngan raja”
jodha tersenyum, :” jangan khawatirkan aku. kau mencintai kaisar atau tidak? kau tidak bs menajawabku. tapi apa kau bs menjawab pd diri mu sendiri, kau mencintai raja, atau mencintai status sbgai istri raja?’ jodha lalu pergi meninggalkan ruqaiya

seorang pelayan muda sedang bermain, Adham sedang lewat ketika ibu si pelayan memarahi nya. adham berkata :” biarkan dia bermain, dia terlalu muda untuk bekerja” adham kemudian menyuruh para pelayan lain kembali bekerja. adham memperhatikan pelayan muda itu dngan seksama (ihhhh.. pedofilia ) ia bertanya mengapa tidak memakai perhiasan? pelayan menjawab ia tidak mampu membelinya. adham menyuruh pelayan ke kamarnnya. moti yg sedang lewat, khwatir melihat kelakuan adham.

jodha sedang melakukan ritual, moti datang. namun dia hanya diam, pikirannya menearawang. jodha lalu bertanya :” apa yg kau pikirkan moti? moti menjawab :” Adham pria yg tdak tahu malu. dia berusaha membujuk anak itu untuk ke kamarnya”
Jodha melihat kearah adham, pd moti ia berkata :” kau pasti sudah salah paham”
Moti menjawab :’ tidak jodha, aku pernah mengalami ini. jadi aku tahu niatnya. bagi dia, semua wanita tdak lebih dr sekedar barang. lihat lah dia, gadis itu mengikutinya. dia menyuruh ibu gadis itu pergi dan membiarkannya bermain. menurut mu mengapa dia menyuruh gadis itu mengikutinya?
jodha diam saja, tidak bs menjawab nya.

jodha lalu memberi makan burung di halaman. di balkon, rahim sedang memegang layangan. jalal yg sedang lewat bertanya pd rahim, :” mengapa kau tidak menerbangkan layangan mu?”
rahim menjawab :” kurasa aku tidak akan bs menerbangkannya

, tidak ada cukup angin untuk menerbangkannya” jodha mendengar percakapan mereka. jalal mengambil layangan rahim. ia berkata :” tantangan saat menerbangkan layangan adalah menerbangkannya saat tidak ada angin” pelayan menyerahkan gulungan benang pd jalal, jalal mengulur benangnya, membuat layangan membumbung tinggi. rahim tersenyum senang.
di bawah, jodha tersenyum melihat jalal menerbangkan layangan. moti berkata :” sekarang aku tahu rahasia kekuatan Yang Mulia sbgai raja. seseorang yg menerbangkan layangan tanpa angin, pasti bs melindungi kerajaannya”

di balkon, jalal menyuruh rahim memegang benangnya. ia lalu berbicara dngan para pengikutnya. di halaman, jodha melihat layangan rahim mau jatuh. ia lari menghampiri rahim. ia mengambil benang dr tangan rahim dn mengulurnya, :” rahim, pelan2 saat menerbangkan layangan mu. matamu harus selalu tertuju pd layangan mu saat kau memegang benang nya”
jalal senyum2 melihat jodha, ia lalu menghampiri jodha. jalal berkata :” aku terkesan ratu jodha, kau memahami arti dari tantangan. aku dengar kau suka burung”
Jodha :” mengapa kau menanyakan itu?” jalal lg kumat jailnya, ia menggoda jodha :” alasannya adalah, aku ingin tahu kenapa kau meninggalkan burung itu demi kau? apa kau lebih suka bersama ku? atau kau ingin bicara dengan ku? apa alasan mu mendekati aku”
jodha jengah :” kau salah paham! kenapa aku butuh alasan untuk bicara dengan mu? aku adalah istrimu” jalal bertanya:” apa yg ingin kau bicarakan dengan ku?”
jodha menunduk :” aku ingin bicara tentang bhaksi bano” jalal memberi tanda agar jodha tidak melanjutkan ucapannya. “ hentikan ratu jodha. bhaksi bano adalah tersangka, aku perintahkan kau menghukum dia. dan aku jg sudah menghukum nya. keadilan sudah di tegakkan. jangan menabur garam di luka ku, dengan mengingatkan aku tentang perristiwa itu”
jodha :” yang mulia, aku ingin mengatakan..”
jalal menyela :” ratu jodha, masalah ini tidak akan di bahas lg, berhenti memikirkan bhaksi bano,” Jalal pergi, namun dia menghentikan langkahnya saat mendengar rahim berkata :” layangan nya akan turun”
jalal memperhatikan saat jodha mengambil alih tali layangan, pd saat yg sama jodha jg menatap jalal sambil mengulur benang layangan.

di kamarnya, Javeda sedang berhias di depan cermin , ia memuji diri sendiri :” terimakasih Tuhan, karena membuatku sangat cantik. semua perhiasan pantas di diri ku. aku harus berhenti memuji diri ku sendiri. itu tidak baik. aku senang sekali”
pelayan muda td dtng, ia memberi salam pd javeda.
javeda :” salam, kenpa kau ke sini? pelayan :” komandan adham menyuruhku ke sini”
javeda :” baiklah, kau mengatakan sesuatu padaku? bgaimana penampilan ku?”
pelayan :” anda cantik sekali Javeda :” aku tahu itu, aku akan senang jk kulit suami ku sm seperrti ku. kulit gelap dia seperti mertua ku. mau bagaimana lg? semuanya itu harus adil dan aku mencintai dia”
adham masuk, javeda menyambutnya :” ini dia suami ku”
adham membawa kalung, ia memberikannya untuk pelayan. pelayan berkata :” bgaimana aku bs menerimanya? “ javeda :” dia memberikannya pada mu, kau harus menerimanya.”
pelayan mengambil kaung dr tangan adham :” kalian berdua baik sekali, terima kasih”
adham tersenyum :” kau boleh kemari kapan pun kau mau, kau bilang saja pada ku jk butuh sesuatu, jangan ragu2” pelayan itu lalu pergi. Javeda menatap kagum pd suaminya. adham berrtanya :” apa yg kau lihat?”
javeda :” kau membuatku kagum setiap hari, kau adalah suami yg setia. kau sangat simpatik pd semua orang. kalau kita punya anak, pasti sudah seusia gadis itu.”
adham :” aku belum setua itu untuk mempunyai anak seusia dia. gadis itu sudah dewasa”
javeda membantah :” tidak. kau tidak lihat dia dngan baik? dia masih kecil”
adham menghela nafas :” lupakan saja”
javeda :” baiklah” Javeda memuji adham :” apa kau tahu jk kau pria yg luar biasa? itu sebab nya aku tidak mencegahmu saat kau memberrikan kalungku pd gadis itu. aku tersentuh dngan kebaikan hati mu. setiap wanita harus memiliki suami seperrti mu. kau sangat baik hati pd pelayan. ”
 
para wanita sedang berkumpul di kamar hamida.
hamida berkata :” aku ingin mengingatkan kalian jk sebentar lg ulang tahun jalal. belakangan ini kita menghadapi bnyak masalah. aku ingin perayaan ini membuat semua orang melupakan penderitaan itu. pertama Ratu ruqaiya keguguran, lalu ratu jodha di fitnah. aku ingin jalal melupakan peristiwa menyedihkan ini. dan menatap masa depan yg cerah” maham berkata :” aku setuju dengan mu. jangan khawatir, kami akan membuat persiapan terbaik untuk perayaan ini,”
hamida :’ ratu ruqaiya, aku harap kau akan membuat sesuatu yg special untuk jalal. sepertti yg kau lakukan setiap tahun” ruqaiya :” jangan khawatir, aku akan membuat hari itu menjadi hari istimewa untuknya. kalian semua harus memberikan sesuatu yg dia suka”
gulbadan :” seperti tahun2 sebelumnya, tahun ini jg akan jd perayaan yg berkesan”
hamida :” hanya ada 1 perbedaan” hamida terdiam, semua orang terpaku menanti ucapan hamida selanjutnya. hamida melanjutkan :” tahun ini bhaksi bano tidak akan ikut merayakannya” orang2 terkejut mendengar keputusan hamida. gulbadan bertanya :” mengapa anda melakukan ini?”
maham mendukung hamida, :’ Yang Mulia ratu benar, perayaan ini utnuk membuat jalal bahagia, kehadiran bhaksi akan membuat Yang mulia marah. sejauh yg aku tahu, jalal tidak akan suka dngan kehadiran bhaksi di pesta nanti.” Salima berkata :” tapi bukankah Yang Mulia sudah hampir memaafkan Bhaksi bano?
dengan tegas Hamida berkata :” tidak ratu salima. bhaksi tidak pantas di maafkan. kerjakan sesuai perintahku. perintah ku harus di patuhi”
para wanita kemudian pamit pergi dr sana

javeda berlari menemui maham, :’ ibu, aku sangat bahagia hari ini”
maham sedang berbaring. ia di pijat oleh resham. maham berkata :” javeda, aku sedang tidak ingin beerbicara dengan mu”
Javeda :” kau akan bahagia setelah mendengar kabar ini”
maham duduk lalu mengehela nafas :’ ada apa?”
javeda :” aku punya kabar baik. hari ini aku melihat sifat baik pd anak mu”
maham memejamkan mata, ia memberi isyarat agar resham memijat kepalanya
javeda trus bicara :” dia sangat baik pada gadis itu” maham langsung membuka mata mendengarnya,
ia menatap javeda :” gadi yg mana?”
dengan polos javeda menjawab :” maksudku adalah tasneem, adham tersentuh saat melihat betapa miskinnya dia. adham berikan kalung mahal ku untuk dia. adham melihat gadis itu seakan dia ingin trus bersama nya” maham berdiri :’ javeda, mengapa adham ingin bersama gadis itu?”
javeda :’ ibu, mungkin dia melakukan itu demi aku. kurasa dia ingin memiliki anak skarang. dia sangat peduli pd perasaan ku” maham :’ bgaimana rupa gadis itu?”
javeda :” dia secantik diri ku. dia sangat lugu” maham :” apakah adham menatapnya?”
javeda :” adham menatap nya sm sepeti dulu adham menatap ku”
maham khawatir, ia lalu melihat ekspresi javeda yg berbunga2. maham menjentikan jari di depan wajah javeda. ia berkata :” javeda, ekspresi wajahku ini mengatakan apa pada mu?”
javeda menjawab :” menurutku kau tidak suka dngan apa yg aku katakan”
maham menyabarkan diri :” pintaarr.. untuk pertama kali nya aku melihat setitik kepintaran di dalam diri mu” javeda senang :” benarkah?”
maham :” perrgilah dan buat diri mu sibuk”
javeda senang :” aku akan membuat bihun manis untuk adham hari ini” sambil berjalan pergi javeda berkata :” saatnya merayakan dengan makanan penutup yg lezat”
dalam hati maham :” apa niat adham dengan memberi kalung pd putri seorang pelayan?”

malam hari di sebuah tenda prajurit, sharifudin sedang munum2, seorang pria yg menemani nya bertanya “ boleh aku tahu? siapa sebenarnya musuhmu? raja atau ratu jodha? kau tidak akan bs menggulingkan raja hanya dngn memisahkan nya dr ratu jodha. kau tidak akan mendapatkan keuntungan dr itu. lalu kenapa kau melakukannya?” sharifudin berdiri, ia marah :” kau tak perlu tahu. karena hanya aku yg tahu apa yg jalal janjikan padaku”
sharifudin mengingat saat dulu jalal menjanjikan amer dan jodha untuk nya. ia melihat lukisan jodha dan memandang nya dengan nafsu. bawahannya menyarankan untuk menaklukan amer sehingga ia bs menikahi jodha. sharifudin memenggal surya bhan yg merupakan tunangan jodha saat itu dan menangkap 3 orang kakak jodha. namun jalal malah menikahi jodha dan menikahkan dia dngan bhaksi yg sudah menjanda.

sharifudin memberitahu pria tdi, :’ seorang tabib memberi tahu ku efek dr obat itu, aku hamper memenangkan permainan ini, aku hampir bs memisahkan mereka. tapi rencana ku gagal. aku harus kabur dr sana. sekarang aku tidak memiliki jodha atau pun posisi sbgai komandan”
bawahannya bertanya :” kau tidak akan kembali ke agra?”
sharifudin berkata :” aku harus menunggu

Pengen Nonton Videonya Langsung????!!!!!! KLIK DISINI

Minggu, 23 November 2014

Malam Pertama Jodha Akbar Episode 246

Astaga!!! OMG!!

Please jangan merasa terganggu jika akhir-akhir saya begitu menyukai (chemistry) Jodha Akbar. Hahaha sebenarnya saya sudah lama menonton episode 246 Jodha Akbar. Kenapa? Ya tentu saja karena diepisode inilah terjadi adegan ranjang Jodha dan Jalal yang telah lama dinantikan itu. Kalau tidak salah inilah pertama kalinya Jodha tidur bersama Jalal selama mereka menikah. Astaga, kalau begitu harus menunggu berapa lama lagi agar episode ini tayang di ANTV? Astaga astaga… Jahat sekali >_<
Episode 246 berdurasi 21 menit dan kira-kira ada 17 menit yang dikhususkan kepada Jodha dan Jalal. Sebelum diranjang bersama Jodha berdebat dengan Jalal dulu dan pada saat pertama kali menyaksikan episode 246 tentu bagian itu saya skip. Percuma tidak ada subtitle, hehe alasan. Saat menyaksikan episode 246 kesekian kalinya syukurlah saya langsung menemukan blog berbahasa Indonesia membuat sinopsis Jodha Akbar episode 246. Ternyata sebelum tidur bersama Jodha berdebat dengan Jalal karena Jodha cemburu melihat Jalal mencium Rukaiya yang hamil lagi. Ya ampun, Jodha cemburu? HAHAHAHAHA Jodha cute sekali *_*
Ternyata isi pembicaraan mereka yang bagusnya memakan waktu lama ini cukup sengit dan membuat saya makin jatuh cinta pada chemistry pasangan Jodha Jalal. Jodha bingung kenapa dia bisa cemburu padahal Jalal istrinya memang banyak dan wajar jika Jalal mencium istrinya. Tapi toh namanya juga cemburu, Jalal yang ingin berbagi kebahagiaan atas kehamilan Rukaiya melihat Jodha menangis. Belum lagi respon Jodha atas kedatangan Jalal yang menandakan bahwa Jodha cemburu berat. Azza, Jalal pun mengeluarkan gombalannya yang bikin penonton (saya) klepek-klepek tapi tidak untuk Jodha. Dengan khas Jalal yang keras itu, sepenuh hati Jalal meyakinkan Jodha jika Jodha lah satu-satunya istri yang berkesan untuk Jalal. Jodha menjadikan Jalal manusia. Bak Krishna yang beristri 16 tapi hanya ada Radha dihatinya begitulah Jalal kepada Jodha. Nama Jodha sudah terukir dihati Jalal, kira-kira begitu. Sayang sekali gombalan itu belum mampu menyadarkan Jodha. Tak lama kemudian Jodha mengungkapkan jika dirinya mencintai Jalal. Ya ampun, Jodha cute sekali. Mendengar itu perlahan Jalal mendekati Jodha namun Jodha mengelak sebisanya. Jalal kemudian pergi dan Jodha pun menghentikan Jalal dengan mendekapnya dari belakang. OMO OMO Romantis sekali. Mulailah saya meringis kuda melihat keduanya yang malu-malu, saya pun ikut malu hihi. Jalal mencium kening Jodha, romantis :D
ROMANTIS!!!

Jalal pun menggendong Jodha ke ranjang. Mulailah adegan ranjang yang sangat romantis itu. Jalal mencium wangi rambut Jodha, melepaskan perhiasan Jodha, ingin mencium bibir Jodha tapi Jodha mengelak lagi dengan memalingkan wajahnya. Jodha anak pintar :). Tidak tahan atas tatapan Jalal (dear Rajat Thokas atau siapapun namanya, tatapanmu bagus. Pertahankan) Jodha bangkit duduk lalu Jalal ikut duduk sambil melepaskan ikatan baju Jodha. ASTAGA dengan dalam sekali Jalal mencium punggung Jodha yang direspon Jodha dengan menggenggam erat sprei ranjang. Astaga Jalal pun tidur kembali dan Jodha menaruh kepalanya di dada Jalal. Astaga Jalal dengan jahatnya menarik kelambu padahal kita semua masih mau melihat lebih. Melihat lebih, ya ya ya umur saya kan sudah 19 tahun jadi ingin melihat lebih keromantisan mereka. HAHAHAHAHA. Kenapa tidak dibuka saja, kan panas :)
Astaga, saya benar-benar malu melihat keduanya semesra itu. Jadi apa sih rahasia sehingga chemistry keduanya terjalin begitu kuat? Mungkin karena keduanya bukan aktor aktris yang saya tahu orangnya. Jalal dan Jodha sangat keren pada adegan ranjang ini. Huhh kenapa seromantis ini? Kenapa? XDDD
Sangat sangat suka dengan adegan ranjang Jodha Akbar ini. Tidak vulgar tapi sangat sensual, sensual yang manis. Tidak ada adegan ciuman bibir melainkan ciuman kening saja. Oh saya menyukainya. Adegannya tidak berlebihan tapi chemistry keduanya yang kelewat berlebihan. Manis banget, romantis banget. Drama Korea saja harus ciuman bibir dulu agar bisa membangun chemistry kuat tapi itu tidak berlaku bagi Jodha Akbar. Awesome. Tak lupa pula terimakasih pada kameranya yang cerdas mengarahkan kamera menemukan shoot bagus.
Peramal yang sempat meramalkan jika Jodha akan menikahi Jalal dengan kerennya tahu ada kemesraan dibalik bulan purnama itu. Dia tertawa akan ketepatan ramalannya lalu menari-nari dengan sang anak buah. Hehehe hanya mengerti Jodha Jalal saja tidak mengerti yang lain-lainnya.

Mau Tau seperti apa adegan malam Pertama Jodha dan Jalal ??? Klik Disini